Top Social

Image Slider

Jasa Katering Online

Wednesday, February 14, 2018
review-katering-online-by-fiennanurhadi
Selamat hari Rabu (dan hari Valentine~untuk kamu yang merayakan)!

Buat kita yang kerja kantoran, pasti akrab banget nih sama ritual makan siang. Dari bingung milih mau makan apa hari ini, sampe ke budget yang kadang tiba-tiba tipis walaupun masih tengah bulan. Ada caranya untuk berhemat nih. Kamu bisa mulai bawa bekal sehari sekali (diselang seling, jadi bisa tetap hangout sama teman-teman). Tapi kadang karena pagi yang terburu-buru, kita jadi gak sempat untuk menyiapkan bekal di pagi hari deh..

Tiap hari kena dilema yang sama. Mau makan apa? Makan dimana? Enak gak? Nutrisinya gimana? Harganya berapa ya? Apa bisa tetap makan enak tapi terjangkau sampai akhir bulan? Nah buat kamu yang punya dilema yang sama tiap hari, saya punya jawaban yang mungkin bisa jadi solusi kamu.Jawabannya, katering online.

Beberapa tahun belakangan ini, mulai banyak katering online yang bermunculan, menawarkan beberapa paket yang menarik dengan harga yang bervariasi untuk para pekerja yang sibuk di ibu kota. Let's say kamu cuma punya budget Rp 500 ribu harus cukup untuk makan siang sebulan! Dari sekian banyak jasa katering online, ada 2 yang mau saya bahas di postingan ini, based on experience dan pastinya harganya terjangkau tapi kualitasnya tetap oke ya.

1. Kulina 

Katering online pertama yang saya coba adalah Kulina. Waktu itu harganya masih Rp 30.000/box. Kebutuhannya waktu itu karena kantor saya ada di lantai 3, tanpa lift. Saat makan siang kadang selalu lewat dari jam 12, masih harus turun ke bawah sambil mikir mau makan apa dan dimana. Kadang malah bosan dengan menu warteg yang selalu sama. Untungnya nemu Kulina ini.

Enaknya di Kulina, kamu bisa milih mau berapa hari langganan. Mulai dari 2 hari, 3 hari, 5 hari (1 minggu = Senin-Jumat), 10 hari (2 minggu) dan 20 hari (1 bulan). Kamu bisa dapetin diskon 3% untuk langganan 10 hari, dan diskon 10% kalau kamu langganan 1 bulan.

Segitu aja untungnya? Tenang aja.. Kulina sekarang harganya Rp 25.000/box. Kalau kamu mau lebih hemat lagi, ajak teman-teman segeng mu atau mungkin 1 kantormu buat langganan bareng, soalnya kamu bisa dapet harga yang jauh lebih murah kalau ada lebih dari 1 orang yang langganan juga di alamat yang sama. Kamu bisa dapet kembalian juga lho, yang bisa kamu pakai lagi untuk perpanjangan langganan selanjutnya. Seru ya.. Jangan lupa juga buat pantengin sosial medianya Kulina, soalnya mereka sering ngasih promo seru buat pelanggan baru dan lama.

Terus gimana sama menunya? Menu Kulina tiap hari beda-beda. Sayangnya kita gak bisa milih sendiri, jadi siap-siap dapet kejutan yaa sama menu hariannya. Tapi jangan khawatir, saat kamu berlangganan, biasanya mereka nyebutin kok menu dalam 1 minggu apa aja. Oh iya, kalau kamu mau ngeskip langganan, kamu bisa atur langsung dari websitenya. Dan jangan khawatir, Kulina ini free ongkir untuk pengiriman DKI Jakarta.

2. Berrykitchen

Buat yang pengen bisa milih menu makan siangnya, kamu bisa coba Berrykitchen. Yang ini agak beda sih dari Kulina, lebih lengkap. Bahkan kamu bisa dapet dessert dalam paket makan siangmu. Karena ingin sesuatu yang baru tapi tetap masih terjangkau, saya nemu jasa katering online yang satu ini. Berbeda dengan Kulina yang sudah nentuin menu makan siangmu, di Berrykitchen, kamu bisa milih sendiri menu apa yang kamu mau sehari sebelumnya.

Setelah log in, kamu perlu beli poin yang nantinya akan kamu pakai untuk milih menu. Lebih mahal gak? Menurut saya sih gak juga, karena menurut saya Berrykitchen punya pilihan menu yang jauh lebih berargam. Plus, ada 3 macam service yang bisa kamu pilih. Ada Catering, di sini kamu bisa milih apa yang akan ada dalam box makan siangmu besok, custom-able. Ada Ready to Eat, menu pilihan yang akan selalu ada, kalo rasanya gak usah di tanya, udah pasti enak. Ada lagi Chef Meal, paket langganan yang menunya di buat oleh chef-chef yang udah kita kenal sebelumnya seperti Chef Juna, Chef Vindy Lee, Chef Bara dan beberapa chef lain.

Point lain, Berrykitchen bikin kamu yang mau diet ngerasa terbantu dengan hitungan kalori di setiap porsi menu nya. Asik kan? Berrykitchen juga nyediain menu-menu diet kayak diet keto, no salt diet dan no carb diet. Hayo yang mau diet, tertarik gak nih buat coba?

Biar gampangnya, saya bikinin plus minusnya ya dari 2 katering di atas :
Kulina
+ Harga Rp 25ribu/box. Bisa lebih hemat kalau pesan lebih banyak, lebih lama langganan.
+ Free ongkir se DKI Jakarta
+ Menu kejutan tiap hari
+ Simak promo dari media sosialnya
+ Makanan sampai sebelum jam makan siang
+ Packaging simple, menarik dan tahan microwave (bisa dihangatkan)
- Menu gak bisa milih
- Gak dapat dessert/buah

Berrykitchen
+ Menu bervariasi, berbeda setiap hari (semuanya enak, banget!). Bisa kita pilih sesuai keinginan.
+ Menu Ready to Eat bisa di pesan dan di antar di waktu yang kita tentukan.
+ Dapat dessert/buah/extra dish
+ Free ongkir (dalam coverage area)
+ Packaging simple, menarik dan tahan microwave (bisa dihangatkan)
- Kita harus nentuin menu makan siang untuk esok hari sehari sebelumnya, dan ada tenggat waktunya. Kecuali kita setting "Pengiriman otomatis setiap hari"
- Menu Ready to Eat tidak free ongkir (akan dipotong dari poin yang kita miliki), kecuali di antarkan berbarengan dengan menu katering.
- Belum mengcover semua area di Jakarta. Kamu perlu cek area pengantaran untuk melihat apakah daerahmu masuk area pengantara atau tidak.

Sebenarnya banyak banget sih pilihan untuk jasa katering online ini, dari yang super sehat khusus buat yang punya diet khusus sampe yang umum seperti ini. Apapun itu, pastikan kualitasnya terjamin dan harganya sesuai budget bulanan mu ya.. Selamat memilih menu makan siang mu! 

Tips Membeli Kursi Kantor dengan Harga Terbaik

Tuesday, February 13, 2018
Untuk pekerja kantoran yang terbiasa duduk lama di depan meja, tentunya kenyamanan menjadi hal yang utama. Jangan sampai badan mudah pegal dan tidak nyaman merusak kinerja kerja. Nah, salah satu faktor penunjangnya adalah kursi kantor yang nyaman dan bikin betah berlama-lama kerja.

Lalu gimana caranya kalau kursi yang lama sudah tidak layak pakai? Tentunya untuk menunjang kinerja kerja, kursi yang sudah tidak layak pakai perlu diganti. Tidak hanya kursi saja lho, tapi juga perlengkapan furniture lainnya agar lebih nyaman pada saat digunakan. Furniture di kantor memang menjadi salah satu peralatan yang pastinya mendukung aktivitas bekerja, tapi juga menjadi perlengkapan kantor yang memiliki ketahanan yang lebih lama dan awet untuk digunakan dalam jangka panjang.
tips-memilih-kursi-kantor-murah

Bila Anda menginginkan kursi di kantor lebih tahan lama, maka pada saat membeli harus perhatikan beberapa point penting dengan baik. Seperti harga, kualitan, bahan baku dan lainnya. Sehingga, dengan pemilihan yang tepat, pada saat kursi tersebut digunakan, tidak akan cepat rusak. Nah, berikut ini kami akan memberikan tips memilih Harga Kursi Kantor yang relatif terjangkau :
  1. Pastikan Anda memilih tokonya terlebih dahulu, dimana toko tersebut khusus untuk menjual aneka furniture kantor atau rumah tangga, baik secara online maupun offline. 
  2. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya membeli kursi, meja, atau sesuai barang yang akan diganti. 
  3. Cek harga. Ini yang menjadi faktor penting ketika membeli furniture. Baik Anda membeli furniture dengan harga mahal maupun terjangkau, jangan lupa utamakan kualitasnya. 
  4. Perhatikan bahan baku yang digunakan. Ada beberapa bahan yang mudah rusak, karena itu jangan membeli produk dari bahan yang rapuh atau mudah rusak karena ketahanannya tidak terjamin. 
  5. Sesuaikan dengan kondisi di kantor, baik dari desain maupun warnanya agar terlihat senada. 
  6. Ukuran kursi juga harus diperhatikan karena dapat mempengaruhi kenyamanan sang penggunanya, maka dari itu ukuran pada saat membeli harus pas. 
Itulah beberapa tips memilih furniture Harga Kursi Kantor yang tidak terlalu mahal namun memiliki kualitas, sehingga kursi kantor yang digunakan tidak mudah rusak dan tahan lebih lama. Jadi, Anda harus perhatikan pada saat membelinya dan jangan lupa juga cek harga yang sesuai dengan budget yang dimiliki agak tidak over budget, atau sebagai pilihan Anda pun dapat membeli barang ketika sedang diskon. 

How to Driving Sales through Brand Management

Tuesday, February 06, 2018


Brand Management and ticket company. Managing a brand is similar to building a reputation. It grows slowly, gaining the trust and loyalty of its followers until it becomes established. The introduction and consistency of brands in marketing messages build trust which in turn leads to increased sales. However, consumers are fluid and easily distracted by bigger, bolder marketing messages and thinner packaging, and trust is easily solved. Like building a reputation, it is often much faster to lose the reputation than it takes to build a brand. Therefore, it is important that companies pay attention to their reputation and their business.

In this article, we will provide information on brand management and ticket company. Every brand is different; it takes a lot of understanding to deliver the message. By using creative brand communication strategies, it's easy to attract your customers attention. A good example of a company that has achieved this is Johnie Walker. They have built brands based on emotional campaigns. A difficult task and the most appropriate when it flows from and reinforces the truth of the product. Their "Keep Walking" campaign resulted in a good 48% sales growth for eight years due to ailing whiskey producers.


Here are four tips for building an emotion-based campaign similar to Johnie Walker's campaign:
  1. Make it hard to copy. In the case of Johnie Walker, there's almost no other whiskey brand to copy this campaign because it's based on icons and brands names.
  2.  Consistency is key. Use one message consistently. In the case of Johnie Walker, the brand name associated with the message and any ad ties back to the packaging or marketing materials. 
  3. Execution is everything. Quality and attention to detail are taken care of, from TV ads to print ads to website marketing. All materials relate to the main message and campaign. 
Once you've achieved brand recognition, it's important to maintain your reputation. Reputation management can be defined as the process of tracking the actions of entities and opinions of other entities about such actions; report such actions and opinions and react to those reports that create feedback. Those are some things about brand management. 

Rendy Pandugo di Java Jazz On The Move 2018

Monday, January 22, 2018

Selamat hari Senin semuanya! 

Weekend rasanya berlalu cepat banget ya. Gimana, ada yang seru gak di weekend kemaren? Kegiatan apa yang kamu lakuin buat mengisi 2 hari libur tanpa perlu mikirin kantor? Di postingan kali ini saya mau cerita ya tentang weekend menyenangkan saya nungguin gig nya Rendy Pandugo di event Java Jazz On The Move 2018 kemarin di One Belpark Mall Fatmawati. 

Saya gak tau tepatnya kapan mulai ngikutin lagu-lagunya Rendy, tapi sejak dengerin lagu 'I don't Care' nya Rendy (berkat nyasar di Spotify), sejak saat itu mulai dengerin beberapa lagu lainnya dan jatuh cinta. Bulan lalu saya ikutan jaga stand di event IYC 2017 di Citos (jaga stand komunitas dan ikutan workshop bahasa isyarat yang ternyata seru abis), di akhir acara ada penampilan dari Rendy Pandugo. Saat itu saya beneran terhipnotis sama performance nya yang seru dan asik banget. Ikutan loncat-loncat pas nyanyiin Silver Rain sebagai closing song. Seru abis!

Nah, dari situ juga follow instagramnya Rendy (@rendypandugo). Baru tau juga kalau Rendy bakal ngisi di Java Jazz On The Move (semacam pre-event), happy banget bisa liat performancenya, free entry pula. Yasshh!! Karena kayaknya gak bisa ikutan nonton di event besarnya nanti.



Acara mulai jam 5 sore, tapi saya datang sekitar setengah 6 dan baru banget performance pertama, Mondo Gascoro. Berhubung gak tau juga ini siapa yang naik, jadi cukup nikmatin dari jauh aja. Atrium One Belpark Mall juga masih sepi.. Bagian tengahnya disediakan banyak kursi cafe yang sudah di penuhi orang-orang yang mulai duduk pewe. Saya di samping aja deh, duduk di depan instalasi kotak berbentuk kado. Mall ini cukup kece. Besar tapi gak terlalu besar, dan ada bagian atrium yang setengah outdoor. Tapi kalau hujan bakal kena sedikit cipratan sih. Untungnya kemaren cerah sampai acara berakhir.


Mondo performance sampai akhirnya ditutup sebelum break isoma. Kebingungan mau ngapain, untungnya gak sengaja ketemu sama temen saya di atas ini. Kalau yang pernah baca blog ini sebelumnya, mungkin kenal siapa cewek cantik sebelah saya ini. Dia sahabat plus housemate di Malaysia dulu, jadi yaa kami cukup dekat. Setelah ngobrol-ngobrol sebentar, dia pun berlalu.

Setelah break isoma, performance selanjutanya adalah Aditya Sofyan. Yang ini saya cuma tau beberapa lagu nya, salah satunya Adelaide Sky dan Be Mine. Lumayan lah dari pada sama sekali gak tau kan. Maklum saya gak terlalu ngikutin penyanyi Indonesia, denger beberapa dari radio aja. Kebiasaan nyetir pagi saat masih ngantor kemaren, pasti dengerin radio selama perjalanan. Berhubung cape banget duduk aja, akhirnya mulai mendekat ke area utama Atrium mall, ikut gabung sama penonton lain.

Dari Insta-story nya Rendy, katanya mulai show jam 7.30 pm, jadi mari bersabar. Performance Aditya Sofyan berakhir di jam 8an pm. Mulai semangat. Akhirnya setelah IYC akhir tahun kemaren, bisa juga nonton lagi live nya Rendy. Karena semangat, akhirnya pilih duduk di dekat panggung, walaupun gak sampe ikut lesehan di depan yaa.. tapi jaraknya masih cukup dekat kok.

Setelah MC bikin kuis bagi-bagi 6 tiket Java Jazz gratis dengan syarat minta ke penonton untuk foto di depan stand sponsor dan posting di instagram dengan ngetag account ig nya Java Jazz, akhirnya MC ngumumin waktunya Rendy naik panggung. Berasa ABG lagi, rasanya seneng banget.


Performance nya di buka dengan lagu Float in the Sky yang energic. Malem itu Rendy ganteng banegt pake kaos hitam, dan sepatu sport warna putih orange. Seperti biasa, setiap ganti lagu, ganti gitar juga. Gak sempet ngitung berapa kali dia ganti gitar. Duduk di samping panggung, deket speaker bikin kuping rada pengang juga sih, tapi gak terlalu perduli sama itu karena girang banget.

Sesekali Rendy nyapa penontonnya dengan ngobrol setelah satu lagu berakhir. Sebelum nyanyi lagu I Don't Care, Rendy nanya ke penonton, "Siapa di sini yang udah move on dari mantan?" yang bikin beberapa penonton mengacungkan tangan. Lalu lanjut dengan, "Siapa di sini yang belum bisa lupa sama mantannya? Apa yang bikin lo gak bisa lupa sih sebenernya? Tinggal lupain aja beres lho. Semudah bilang I dont f*ckin care...". Sukses lah yaa bikin penggemarnya yang kebetulan banyak cewek-cewek bersorak-sorai mulai ikutan nyanyi. Rendy nih emang bener-bener deh..



Gak hapal list lagunya, tapi Rendy mainin hampir semua lagu yang populer. Seperti Bad company, 7 days, Don't call me baby, Snap yang penuh semangat, By My Side (Soundtrack film Susah Sinyal) yang mellow dan Sebuah Kisah Klasik yang bikin semua penonton nyanyi bareng.




Performance Rendy malem itu ditutup dengan lagu Silver Rain. Panita minta penonton untuk semua berdiri dan maju kedepan dekat panggung. Buat yang pegang ponsel/kamera udah pasti jadi momen asik banget karena bisa mengabadikan penampilan Rendy Pandugo dari jarak yang deket banget. Karena beat lagu yang seru, kita semua ikutan sedikit loncat-loncat lincah di reff. Asli, hampir sama banget kayak di penutupan acara IYC kemaren, tapi yang kali ini penontonnya keliatan sedikit pemalu. Saya yang ikutan loncat pun jadi gak berani terlalu heboh. Tapi sukses ikutan nyanyi sampe bait terakhir dan cukup menikmati eforianya. Iya benar-benar menikmati moment karena pas banget battery ponsel habis, jadi gak ikutan ngerekam seperti kebanyakan penonton.

But, it was okay. Saya udah cukup happy bisa sedekat itu sama idola saya, dan ikut nyanyi bareng. Malam kemarin benar-benar menyenangkan. Walaupun harus dateng ke sana sendirian, nungguin Rendy dari performance pertama, rada kelaperan tapi beneran worth it banget! Tunggu cerita saya next time pas nonton Rendy Pandugo performance lagi.

Oh iya sekedar info, Rendy Pandugo akan performance di Java Jazz Festival 2018 hari Minggu tanggal 4 Maret 2018, same day performance dengan Go Go Dolls, Andien, Aditya Sofyan dan gak ketinggalan Maliq & D'Essentials. Yang mau nonton, cus beli tiketnya sekarang juga. Ada promo menarik dari BNI lho, Buy 1 Get 2 tickets dengan kartu BNI. Kamu juga bisa dapet harga lebih murah dengan beli tiketnya di event Java Jazz On The Move di beberapa mall di Jakarta tiap hari minggu. Untuk jadwalnya, kamu bisa follow akun instagramnya @Javajazzfest. Untuk line up performance tahun ini, kamu bisa buka langsung di website Java Jazz Festival.

Selamat menonton dan have a great day!

Jajanan Korea Murah Meriah

Sejak resign dari kantor di pertengahan bulan (saya akan buat postingan sendiri soal cerita resign) ini, setiap siang suka bingung mau makan siang apa. Karena biasanya pas masih ngantor suka beli katering online yang di antar setiap hari ke kantor, jadi ketika makan siang sudah tersedia. Alhasil, saya keseringan beli di luar, karena minim kemampuan masak. Bisa tapi kadang suka malas.

Nah, karena habis nonton tv series Korea, saya terinspirasi untuk makan masakan Korea untuk siang ini. Di mall bawah (tinggal di apartemen yang nempel dengan mall punya kelebihan dan kekurangan sendiri. Lebihnya karena dekat dengan banyak resto, kekurangannya bikin boros banget) sebenarnya ada beberapa pilihan makanan Korea seperti Mujigae dan Kuldak. Tapi selain bibimbab, lidah saya kurang cocok dengan menu yang ada di situ. Dan gak mungkin juga dong makan siang cuma makan tteobbokki nya Kuldak? Berhubung males keluar juga, jadi Gojek lah yang jadi penolong.

Serius ya, siapapun yang menciptakan Gojek, kita perlu berterima kasih. Ngebantu banget buat orang-orang yang mager berat seperti saya ini. Hehehe. Setelah cari-cari akhirnya nemu resto Uppa Bung Su. Kalo dari harga sih gak terlalu mahal, yah masih terjangkau di kantong lah.

Setelah 30 menit, akhirnya pesanan sampai. Buat yang belum tau, kamu bisa lho dapetin voucher Go-Food sebesar Rp 50.000 dengan nukerin 1000 Go-Points kamu. Lumayan kan buat berhemat di tengah bulan gini.


Begini lho bentukan bungkusan take away nya.. Not bad. Saya pikir bakalan dikasih dalam bentuk bungkusan gabus aja, ternyata oke juga. Jadi yang saya pesan adalah kimbab (45ribu), tteobbokki (25ribu) dan kimchi (100gr = 15ribu).



Ngomongin rasa, menurut saya sih kimbab nya oke juga. Karena gak semua resto Korea nyediaiin kimbab, yang ini lumayan juga. Untuk tteobbokki nya gak pedes, dan warnanya lebih ke coklat daripada merah seperti yang saya pernah coba sebelumnya. Rasanya lebih ke manis gurih, sedikit pedas mungkin karena merica. Tapi uniknya walaupun sudah agak dingin, tetap kenyal dan gak gampang keras. Seperti kita tau biasanya tteobbokki harus di makan selagi panas-hangat, sebelum jadi keras.

Salah satu favorite saya di makanan korea adalah kimchi. Nah karena tau resto ini nyediaiin kimchi juga, saya kepengen coba dong. Ada 2 pilihan porsi. 100 gram dan 250 gram kalau gak salah. Tapi karena dirumah juga sudah ada kimchi kemasan yang saya beli di supermarket, jadi saya beli cuma yang 100 gr aja. Jujur, kimchi nya gak saya makan karena bau nya aneh. Saya tau sih kimchi itu sayuran yang sudah di fermentasi, tapi kalau bau nya gak meyakinkan tetep gak saya makan juga.

Tapi buat yang mau makanan korea yang pasti enak, bisa datang ke sepanjang jalan Senopati Jakarta Selatan. Banyak banget pilihan resto yang menjual makanan Korea. Yang mau sedikit lebih terjangkau bisa coba resto-resto kecil seperti cerita di atas barusan atau resto korean franchise seperti Mujigae atau favorite saya Seigo Dalkgabi (dulu ada di Tebet Green, tapi sejak Tebet Green di tutup, harus ke Cibubur deh).

Segitu dulu deh reviewnya, lain kali lagi yaa.. Have a nice day!

Auto Post Signature

Auto Post  Signature