Top Social

Love Letter #12 : Kehilangan Jejakmu

Wednesday, February 23, 2011
Hanya perlu satu detik, untuk memanggil kembali semua waktu yang sudah lewat.
Hanya perlu satu detik sambil menutup mata, lalu membayangkan kau berdiri lagi disana.
Hanya perlu satu detik untuk merasakan cerita itu.
Antara aku dan kamu. Antara kita. Di antara sang waktu.

Semua kenangan itu, bahkan yang kusimpan rapat-rapat jauh dalam sebuah kotak rahasia kita. Yang sebelumnya kita janji tak perlu di ungkit-ungkit lagi. Hanya perlu satu detik dari waktu kosong yang kumiliki, untuk berada lagi dalam euforia yang sama. Euforia bahagia dan sedih campur jadi satu. Euforia kita, masa itu.

Masih terpeta jelas setelan yang kau pakai, sepatu usangmu yang kusuruh buang jauh-jauh karena aku belikan yang baru, dan mata usilmu yang menggelitik jantungku.
Masih ada senyummu dengan taring, atau mata merahmu ketika kau marah, juga kata-kata plesetan asing yang kau sebut saat marah.
Masih, rasanya masih bisa kehirup udara yang sama yang sudah tercampur dengan parfummu di ruangan ini.
Semua terasa baru kemarin.

Aku menatap nanar kaca tembus pandang hampir tak percaya. Benar, rasanya baru kemarin. dan sekarang, aku nyaris kehilangan jejakmu.

Parfum yang kau tinggalkan di bantalku wanginya mulai memudar.
Langit tak secerah kemarin saat kau bersanding di sampingku.
Pohon beringin tempat kita saling curhat terasa dingin tanpa kamu duduk di sana mengulurkan tangan, membantuku untuk naik.
Pijakan di pesisir pantai saat kita jalan berdua di suatu sore bahkan sudah habis tanpa sisa di gerus ombak kecil.

ya, perlu satu detik sambil menutup mata dan membayangkan kau ada di hadapanku lagi.
tapi perlu ratusan detik untuk menyadari kau tak lagi di sini bersamaku.

Selamat jalan, Sayang. Tidur yang nyenyak. Siapa tau lain waktu aku mengusikmu dan mengajakmu bermain lagi, dalam mimpi.

P.S : Buat siapa aja yang pernah kehilangan (dalam arti sebenarnya) orang yg kalian cintai. dalam cerita saya, kehilangan si pencuri ciuman pertama saya.

Auto Post Signature

Auto Post  Signature