Top Social

Love Letter #4 : Cinta rasa 30%

Friday, February 04, 2011
Aku mengenalmu jauh ketika buliran air hujan bahkan belum terbentuk. Mengawang-awang di angkasa sana. Bermain dengan angin yang menerbangkannya kesana kemari.
Aku mengenalmu ketika tak sengaja kau menjatuhkan tiap tetesmu saat langitku tengah muram.
Dan kini aku mengenalmu lebih lagi, saat kau meneteskan satu kata, yaitu cinta...

Cinta itu bisa berupa apa saja.
Sayang, perhatian, pengertian, maupun rasa perduli.
Cinta itu bisa teruntuk siapa saja.
Kawan, lawan. Sahabat, musuh.
Cinta juga bisa berbalas, atau bahkan tidak terjawab.
Cinta yang menyebabkan luka, tapi cinta juga yang rela menyembuhkannya.

Aku memberimu 30% dari rasa yang kumiliki, untuk jadi milikmu.
Rasa yang simply murni tanpa embel-embel peresmian atau sejak kapan ia berdiri di sana.
Bukan juga rasa yang mengikuti aturan perhubungan.
Rasa yang sedikit demi sedikit membangun ceritanya, walau hanya sebatas 30%.
Rasa 30% ku adalah pengecualian.
Ketika kamu dan aku bertemu masing-masing di titik yang sama melalui untaian cerita dan pesan singkat berunsur sedikit perhatian.

Saat aku memberimu 30% dari rasa yang kumiliki, untuk menjadi milikmu, aku bukan main-main. And i mean it whatever i said. It's not just what i said, coz its true came from heart.
Pernah sekali waktu aku berharap rasa itu melebihi ambang 30%, tapi mungkin itu harapan yang terlalu tinggi.
Sekali ini aku tak memaksakan harapanku. Aku tak ingin merubahnya menjadi rasa yang egois. Aku ingin membuat pengecualian.
Dan kamu adalah pengecualian itu...

Last, when you said you're grateful to have me & to be given the chance to know me as a friend, then i would say "I'm grateful to have you even just 30%."


-Love-
12 comments on "Love Letter #4 : Cinta rasa 30%"
  1. cinta ternyata bisa dimatematiskan ya, mbak?heheh

    ReplyDelete
  2. errr gak tau sih sebenernya.. tapi memberikan 30% di muka, mungkin mendapatkan persenan lainnya di belakang :p

    ReplyDelete
  3. 30 persen memberi, 70 persen menerima. Gitu ya maksudnya?hehehe

    ReplyDelete
  4. hahahaha gimana yaa.. hm mesti nanya sama orang yang bersangkutan itu sih.. insya allah hasilnya begitu, sesuai rumus.. :p

    ReplyDelete
  5. Aminnn, tapi perhitungkan juga kenaikan inflasi bulan ini, ya. lalu harga2 kebutuhan sehari2. Biar cintanya nggak malah rugi :P

    ReplyDelete
  6. *pengsan...

    di kira dagangan kali.. :p

    ReplyDelete
  7. hehehe, btw, tulisannya bagus lho. Paling suka sama kalimat ini: "Aku mengenalmu jauh ketika buliran air hujan bahkan belum terbentuk" dst smp selesai bait pertama. Cukup puitis.

    Ditunggu karya2 berikutnya ya. :)

    ReplyDelete
  8. Wahh iyaa... makasih.. tungguin yaa.. :D btw follow dong..

    ReplyDelete
  9. yah ujung2nya minta follow. :)) berapa persen dapatnya kl udah mem-follow nih?hehehe.

    Ya udah, aku follow deh biar makin terkenal blognya "Si Peri Hutan". Keep bloging! :)

    ReplyDelete
  10. Terima kasih..

    Yes i'd love to...

    ReplyDelete
  11. cintanya cuma 30 persen doang??

    ReplyDelete
  12. Hahahahaa siapa nih?? kalo di bilang cuma 30% sih gak juga.. orang yg bersangkutan bisa geer dan terbang ke langit... gue aja aneh kenapa bisa gue bikin love letter yg ini.. :D

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature