Top Social

Love Letter #5 : Kepada sang Pemilik Impian

Monday, February 07, 2011
Kepada pemilik tempat bernama impian dan transportasinya bernama mimpi. Aku menuju ke sana sekarang, dan suatu saat berlabuh bersamamu.

Aku selalu punya mimpi. Menjadi dokter itu impian favorit setiap anak kecil. Impian manis dimana tidak semua orang hidupnya berujung di sana. Lalu menjadi psikolog, dan aku masih juga tidak menyentuh yang satu itu. Seterusnya mimpi menjadi penulis, dan impian itu perlahan menjadi nyata. Aku yang berjalan menuju arahmu, bersiap menjadi lebih baik lagi.

Perlu usaha dan mendakian cukup panjang untuk mencapai tempatmu. Bukan isapan jempol semata rumahmu jauh melayang-layang di angkasa. Aku perlu waktu. Dan aku perlu hati.

Waktu dan hati akan menemaniku berkunjung dan menetap di singgasanamu, wahai Ratu pemilik Impian. Berodakan mimpi sekilas, aku yakin sampai menemui suatu hari nanti.

Karena aku tau kaulah tempat terindah bagi semua orang yang menjunjung tinggi keinginannya. Pulau bernama impian adalah tujuan akhir mereka. Dan aku yakin, kami akan datang menemui mu, anytime soon.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Auto Post Signature

Auto Post  Signature