Top Social

love Letter #8 : Tanpa kamu

Saturday, February 26, 2011

Malam ini tepatnya, ada yang tidak biasa untuk ku.
Bukan sesuatu yang lazim, tapi penting.
Yaitu kamu. Malam ini tidak ada kamu. Tidak ada haha hihi. Tidak ada curhat. Tidak ada cerita.
Sepi. Aku kesepian. Tapi kutepiskan.
Tidak ada derit getar blackberry yang selalu ada di malam-malam sebelumnya. Tidak ada senyum-senyum sendiri ketika membaca pesanmu. Tidak ada cerita bagaimana hari ini kulalui. Baru malam ini. Baru sekali ini. Langsung sepi. Tapi coba kutepiskan.
Hari ini, tidak ada pesan singkat. Tidak ada lampu biru lalu disko tanda pesan singkat dari nomor mu mengetuk masuk.
Hari ini kucoba tanpa kamu. Aku pikir aku pasti bisa. Toh sebelum bertemu denganmu, aku juga tanpa kamu.
Hari ini aku ingin tau, apa aku bisa tanpa kamu? Tanpa berceloteh bagaimana aku melewati hari, yang tanpa kamu. Tanpa bertanya bagaimana kamu melewati hari, yang tanpa aku bawel soal makan atau jaga kondisimu.
Ternyata, aneh melewatkan malam tanpa kamu. Rasanya tak biasa. Aku tidak bisa bilang padamu, malu, tapi bisa kutuliskan untukmu.
Ternyata, dari hati tangan sampai otak malah gatal memikirkanmu. Semakin jauh aku menjauh, semakin jauh pula aku kangen kamu. Semakin gatal ingin pesan singkatku sampai ke ponselmu. Semakin gatal ingin melihat lampu biru lalu disko bermain di ponselku. Semakin gatal ingin bertanya, "Hai. Gimana hari ini? any good news?" lalu bilang, "Aku kangen kamu.." kemudian kututup "Udah malem ikan bobooo..." dan terakhir.. "Sleep well.." lengkap dengan emoticon senyum manis.
Love...

Auto Post Signature

Auto Post  Signature