Top Social

Love Letter #14 : Tak Seperti Dulu

Friday, March 11, 2011
Ingatkah kamu? Aku pernah bilang, kau orang yang membuatku tertawa tanpa henti. Tawa bebas, bukan palsu. Seolah kau badut walaupun aku tau kamu lebih baik dari itu.
Cerita kita menarik. Dari berbagai sisi.

Aku melihatmu pun dari berbagai sisi. Cerita kita memang menarik. Di lihat dari berbagai sisi. Banyak cerita. Tak terhitung pula tawa.

Tapi sekarang semua rasanya hampir lenyap. Tanpa cerita, tanpa tawa, apa harus pula tanpa kata? Sekarang kita mungkin sudah gak semenarik dulu.. Mungkin gak selamanya masa masa jaya kita bisa bertahan. Atau mungkin suatu hari kita malah total tanpa kata..

Aku kangen kamu. Aku kangen lihat kamu tertawa. Aku kangen semua obrolan menarik yang muncul secara ajaib entah dari mana. Aku kangen saran menarik tanpa menggurui yang selalu kau berikan. Aku kangen kata-kata tulus yang kamu bilang saat aku sedang down. Aku kangen cara jitu kamu usaha untuk bikin paling tidak otot-otot senyumku naik. Aku kangen kaku nya kamu cuma untuk nunjukkin kamu perhatian. Aku kangen kamu. Hanya sesederhana itu.

Dan aku kangen kita tertawa lagi, dengan kata tentunya..

Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone

Auto Post Signature

Auto Post  Signature