Top Social

Love Letter #17 : Cinta pertama ku adalah Papa

Thursday, March 24, 2011
Papa.
Bagi saya papa adalah cinta. Cinta pertama yang membuat saya bahkan tak bisa melepaskan mata saat bertemu dengannya.

Cinta pertama yang membuat saya terkagum-kagum. Ia adalah luar biasa. Pahlawan saya.

Cinta pertama yang membuat saya menginginkan pria sepertinya mengucapkan kalimat ijab kabul untuk memimpin keluarga kecilku kelak. Pria yang sederhana namun berkharisma hebat tanpa ia perlu bertutur kata terlalu banyak. Ia adalah hebat.

Cinta pertama yang membuat saya tergugah di pagi hari, ketika ia membuka pintu lalu mengingatkan subuh sudah mampir.

Si cinta pertama yang selalu membisikkan kalimat-kalimat halus yang membangun, yang membuat saya sadar kalau saya tak akan pernah merasa sendiri. Selalu ada kau di sana. Memayungiku dengan payung kasih juga sayang. Melindungiku dengan caramu. Menuntunku ke jalan yang sama, menuju surga suatu hari nanti. Itu mimpimu, berkumpul dengan semua cintamu di surga suatu hari nanti.

Papa sampai kapanpun, akan tetap menjadi papa. Pria hebat pertama yang membuatku tercenung, bahkan menangis hebat namun tersembunyi saat kau melambaikan tanganmu pergi dengan senyum dan petuah. Setiap pertemuan aku selalu berharap tak pernah pergi jauh. Tapi setiap perpisahan, aku selalu takut tak akan lagi ada papa.

Pa, umurku sudah 23. Sudah waktunya aku menemukan cintaku sendiri. Tapi bagiku, kau tetaplah cinta pertamaku. Sampai kapanpun, tetaplah cinta pertamaku.

Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone

Auto Post Signature

Auto Post  Signature