Top Social

De-stress-station Part 5-End : I'm Done Beibehh

Wednesday, November 16, 2011
Did i said the de-stress-station was done already?
It is done.. I'm DONE beibeh!!

Nah proses berikutnya emang bikin agak jantungan yah. Di sini kita gak mengalami dag-dig-duerr-***** sidang. Tapi kalau udah submit taunya gak lulus, kayaknya bakalan nangis jedak-jeduk ke tembok juga sih.

Karena udah selesai ini lah, rencana segunung yang sebelumnya menclok di kepala, mulai di pikirkan matang-matang lagi. Peri Hutan mau ngapain nih abis lulus?? Biasanya kalian ngapain sih abis lulus? Santai-santai, sambil menye-menye kayak ratu sejagad di rumah, atau langsung capcus cari kerja?

Kalau saya mungkin pengen jadi ratu sejagad 1-2 bulan dulu kali yaa di rumah. Setelah 3 tahun merantau, saya ngerasa banyak kehilangan moment penting bareng keluarga. Giliran ada yang nikahan, saya cuma bisa mantengin iri itu foto-foto lewat facebook tanpa ada saya di situ. Keluarga yang bejibun itu ngumpul dan makan besar saya juga gak ikut karena masih di luar. Asli miris. Kangen sepupu-sepupu yang rame. Kangen jalan-jalan terus nongkrong sampe malem di J.CO sama adek saya terus pulang malem akhirnya kena omel. Kangen lah pokoknya.

Walaupun, 3 tahun saya terbiasa bebas. Mau pulang jam berapa juga gak di cariin. Gak ada omelan. Sabodo teuing sama omongan orang. Enak lah.. Pasti kangen.

But, like now, when everything almost over, i feel like in the middle of something. I miss home for sure, but i'll miss all things in Malaysia even more. Memories with friends, boyfriend (Hell yeah, i have my own Prince of Words now. That Prince Im in love with since i build this blog), enemy, not-really-friend-person and many things i'll left behind. Honestly, I feel sad now. I was crying yesterday, suddenly out of the blue.. Suddenly feel i just want to stay for little while, not wanting to move back to Indonesia. Don't want to face the future, want to stop the time for more.

Benci tapi rindu. Gitu kali yaa apa yang saya rasain buat Malaysia. 3,5 years man... ini negara udah jadi rumah ke 2 saya. Tempat yang namanya tertera jelas di passport saya dengan cap rajin bolak-balik. Biasanya saya menanti-nanti untuk pesen tiket buat balik ke KL, tapi ini malah trakhir kalinya, mungkin.. Asli rasanya malah pengen nangis..

Apalagi last semester ini banyak banget kenangan yang saya bikin di sini. To finally having someone special, again, after really long time being single. Having him, its like heaven. But might to lose him soon, feels like you are in 7th floor of heaven and something just push you down back to earth. Hurt for sure. Will missing him soooo bad, even more. I wish i can write it down and hope it will decrease the pain, then i'll just do that. Yah gak usah di panjangin, kalian tau lah gimana rasanya.

Berpikir saya lebay? Okay, coba pikir ini. Dia berkebangsaan Pakistan. For sure it will be really difficult to bring him to Indonesia. I didn't said it's impossible to meet him again, but it will be difficult. Iya masih ada skype, bbm and else, tapi tetap saja. Ketemu lagi bisa setahun atau 2 tahun lagi.. T_T *siap-siap tissue sekotak buat nangis di bandara...

Apalagi ya... Hm ada saran gak, kira-kira kado apa yang pas buat perpisahan? Serius mikirinnya aja udah berkaca-kaca... *_* Kurang dari sebulan lagi.. dia mau balik ke Pakistan sekitar tanggal 20 December, yang artinya saya juga balik ke Indonesia di tanggal yang sama. Sama-sama berbalik ke negara masing-masing.

So far saya cuma berharap, it wont hurting me soo bad.. Siapa juga yang suka patah hati?? I bet, no one likes it!!

Auto Post Signature

Auto Post  Signature