Top Social

Love Letter #26 : Surat Cinta Ceroboh

Sunday, November 20, 2011
Satu malam menghampiri...
Kedatanganmu bagaikan ada kupu-kupu hinggap di perutku. bukan hanya hinggap, tapi berterbangan di dalamnya. Rasanya geli tapi bikin kepingin lagi, lalu kangen.

Efeknya sama seperti saat kamu datang. Bikin geli-geli dari hati turun ke perut.
Rasanya seperti kangen, menclok di hati lalu enggan pergi.
Kecupanmu rasanya seperti kangen, menempel layaknya lem tapi tak pernah lepas.
Surat ini juga rasanya akan seperti kangen.
Saat seperti aku kangen kamu.
Saat seperti aku kangen di kecup lagi, di gandeng lagi, di rangkul lagi.
Surat ini rasanya seperti kangen, kangen yang ceroboh karena aku jatuh cinta lagi, sama kamu.

Surat cinta yang ceroboh, yang ingin aku tulis setiap malam sebelum tidur.
Rangkuman dari rasa kangenku untuk kamu.
Sampai 30 kali.
Sampai saat terakhir kali (mungkin) melihatmu.
Sampai saatnya tiba, aku tidak melihatmu lagi.
Sampai saatnya tiba, aku bakal kangen teramat sangat sama kamu.
Sampai surat cinta yang ceroboh ke #30 sampai di kotak ujung cerita kita.
Sampai aku bertemu lagi, suatu saat.

Surat cinta yang ceroboh ini untuk kangen. Karena aku sudah mulai kangen kamu. Karena aku tengah menyiapkan parasut anti patah hati, dan memakainya ketika melihatmu pergi tanpa berbalik. Tanpa tahu entah kapan bisa melihatmu lagi.

Sialnya, aku, kamu dan kita, jatuh cinta, ketika tengah menghitung hari.
Sialnya, ya! Sialnya.

Auto Post Signature

Auto Post  Signature