Top Social

Online Dating Website Trends part 1 : Plus Minus & Do Don'ts

Tuesday, March 10, 2015
I think it was a year and half ago when I first time join to OkCupid.com. If you are familiar with online dating, you would known what is OkCupid website is. But, for those who aren't familiar with online dating, I'll explain to you here. 2 world wide famous online dating website, plus one website from Indonesia that now are getting bigger.

Website online dating adalah website yang di bangun untuk mempertemukan para lajang dengan sesamanya, atau paling simple, untuk mencari teman baru agar punya kesempatan untuk menjalin hubungan asmara ke depannya.

Di masa sekarang, ketika waktu mencari teman maupun calon pasangan menjadi semakin sulit, website online dating hadir memberikan banyak pilihan terbaru tanpa membuat para member perlu menghabiskan waktu di luar sana. Cukup membutuhkan laptop/komputer/tablet bahkan ponsel pintar yang tersambung dengan internet, et voila, kamu bisa mendapatkan beberapa calon teman baru, untuk sekedar mengobrol santai, atau untuk prospek masa depan. Kamu lah penentunya!

Sebagai media online, tentunya bertemu dengan para lajang baru akan memberikan sensasi yang sedikit berbeda dengan ketika kamu di perkenalkan kepada si dia oleh seorang teman. Dengan media online seperti website di bawah ini, penampilan adalah hal yang utama untuk menarik perhatian lawan jenis. Untuk lebih jelasnya, silahkan cek gambar di bawah ini ...

Dari gambar di atas, baik sisi positif dan negatifnya menjadi sama banyak. Karena ini online, tentunya lebih santai, dan begitu viralnya informasi yang berkembang, hanya dalam satu klik, kamu bisa mendapatkan info tentang si dia dengan mudah. Easy enough, don't you think? Kamu pun tidak perlu beranjak jauh-jauh dari laptop maupun ponsel (yes dear, some of online dating website already provide an apps to makes match-making process a lot of easier by hand) untuk mendapatkan calon pacar maupun pendamping. 

Tapi... di samping begitu mudahnya mencari si calon, ada beberapa alasan mengapa beberapa orang masih meragukan dan enggan menggunakan online dating website untuk 'melemparkan' diri mereka di luar sana. Rawan penipuan dan tingkat keberhasilan yang rendah (or lemme say it's depending on your luck) menjadi alasan utama. You'll never know the person behind the picture, until he/she meet you in person. Dari foto kita bisa saja tertipu. Bahkan beberapa teman saya yang juga join di online dating pernah menemukan para pengguna nakal yang menjual diri dan waktunya melalui website seperti ini, tanpa bass-basi. Ini juga yang membuat tingkat keberhasilan para lajang yang serius mencari pasangan menjadi rendah dan turun ke jurang (angkanya, bukan orangnya). 

Dan saya mencantumkan 'Penilaian 3 detik' sebagai salah satu faktor minus pada gambar di atas. Kenapa? Akan saya jelaskan... 
Penilaian 3 detik di sini maksudnya, kamu akan mendapatkan match hanya dalam 3 detik pandangan, ketika member melihat fotomu yang terpampang. Semakin oke fotomu, semakin besar chance nya, begitu juga sebaliknya. Hanya di perlukan 3 detik, untuk menentukan fotomu akan di swipe ke kanan (means yeay) atau ke kiri (means noooo). 

Maka dari itu, di bawah ini sudah saya buatkan beberapa points untuk Do and Don'ts yang perlu banget di coba. Mungkin terlihat sangat basic, tapi keberuntunganmu berasal dari sini (dan tentunya dari seberapa menarik fotomu bagi lawan jenis, atau sejenis...). 


Jangan anggap remeh informasi deskripsi diri. Mungkin tidak perlu yang terlalu mendetail, seperti dimana kamu tinggal, berapa mobil yang kamu miliki atau bahkan model rambut apa yang kamu sukai, tapi informasi diri itu penting. Paling tidak nama (terserah bila ingin menggunakan nama kecil atau nama samaran, demi keamanan. Tapi beberapa website menggunakan Facebook untuk login, akan otomatis menggunakan akun FB mu, dan mencantumkan nama yang sesuai dengan akunmu), umur dan wilayah (atau provinsi, atau kota) kamu tinggal. Bila kamu ingin mencantumkan akun twitter, website dan beberapa quote favoritemu, tentunya akan lebih menarik. Personally, I won't swipe right to those person with no information.

Banyak pilihan bukan berarti semuanya harus di swipe kanan ya. Menjadi selektif juga perlu. Karena percaya atau tidak, saya punya lebih dari 150 match selama 1,5 tahun, dan hanya beberapa orang yang akhirnya bertemu dan tetap berhubungan baik (sebagai teman) sampai sekarang. Seleksi alam lebih tepatnya. Seleksi versi saya? Tidak menjawab orang-orang yang hanya menyapa saya dengan "Hi!" saja. Maksud saya, ada banyak cara untuk memulai pembicaraan tanpa berakhir buntu sebelum saya berpikir dia menarik. Jadi, saya biasanya skip orang-orang yang menyapa ala kadarnya. Bukan berarti sombong, tapi selektif, dan gak buang-buang waktu menceritakan tentang saya berulang-ulang untuk orang yang kemungkinan tidak terlalu tertarik untuk mengobrol.

Beramah tamah dan menjadi bersahabat adalah salah satu faktor penting. Hey, tidak ada yang mau mendekatimu, kalau sikapmu bahkan membuat mereka sebal. So, be a people person!

Please, untuk tidak memberikan nomor penting seperti nomor ponsel pribadimu kepada orang asing langsung. Seriously, it could be dangerous. You might have no idea who they are behind that charming profile picture. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk jadi waspada. Unless...

I've been around this kind of website for a while, so I can tell you it's pretty addictive. Charming in some ways, but also risky. We would never know where we could find the right one, if you like to try, these kind of website are worth to try. But please, don't expect too much. Some people stand there just for fun, or find new friends or get new experience. But I do believe, some of them might be the right fit for your lonely times. And don't forget to put yourself out there and have fun! See you on the next exciting post!

Read the second part about Online Dating on :
Online Dating Website Trends part 2 :OkCupid, Tinder & Setipe.com

Love, fienna

Auto Post Signature

Auto Post  Signature