Top Social

Kondangan = Family Time!

Saturday, April 22, 2017

They say family is for forever 
We fight, we argue, we mad with each other 
but then we talk, we laugh and we hangout together again. 
There's no such a perfect family
We might have some differences about things to say and things to do
but its part of the deal about family. 

Diversity is exist for us to complete each other. 
As a family. 

Rasanya sudah lama gak ngumpul dengan keluarga. Nah kali ini ada acara ngumpul yang lumayan rame, selain lebaran, yaitu undangan pernikahan salah satu sepupu di awal April kemarin. Salah satu sepupu dari keluarga ayah. Karena yang nikahan kali ini sepupu cowok, jadi gak kebagian riweuh nya. Tinggal datang saja.

Acara nikahannya dari akad hingga resepsi ada di tempat yang sama, Rumah Sarwono di Pasar Minggu. Tempatnya cantik. Sayang gak sempat foto tempat saat itu, karena datang agak terlambat untuk akad.

Untuk akad, hanya mengundang keluarga dekat saja. Semua tamu yang hadir mengenakan kebaya encim putih dengan bawahan kain batik Pekalongan (seharusnya), tapi saya sedikit beda sendiri. Maklum gak punya bawahan yang di maksud. Tapi senangnya sempat foto bareng sepupu-sepupu yang paling ngehits di keluarga.

Resepsi di adakan di sore hari, selang beberapa jam dari akad nikah di pagi hari. Sayangnya, saat resepsi hujan lebat turun. Karena keterbatasan tempat, jadi banyak sekali tamu yang tertahan di pendopo beratap yang ada, jadi penuh sesak. Padahal, kalau saja tidak hujan, akan cantik sekali malam. Ketika hujan sedikit reda, kedua pengantin menyempatkan diri untuk mingle dengan para tamu. Berjalan dari satu pendopo ke pendopo lain menyapa tamu yang hadir. Manis sekali.

Pengantinnya yang mana sih? Yang di bawah ini. Sepupu saya yang cowok ini. Kebiasaan saya, ketika datang ke suatu acara selalu tertarik melihat dress yang di kenakan si empunya acara, dan kali ini stunning sekali. Dress yang di pakai Anggi, sang mempelai wanita sangat cantik. Simpel, tidak nampak seperti gaun pernikahan. Saya curiga ini mungkin malah salah satu kreasi Anggi. Ah iya, Anggi juga desainer soalnya.

 
 


Kenapa saya bilang datang ke nikahan orang itu acara ngumpul keluarga? Ya iyalah. Karena pasti seluruh keluarga hadir. Dari yang mereka yang kita tau dari kecil sampai para sesepuh yang kita gak tau. Numplek di satu tempat yang sama. Seru banget sih. Bahkan sebagai orang yang senang menyendiri, datang ke nikahan keluarga adalah salah satu favorite saya.

Kecuali menanggapi pertanyaan menyebalkan dan tidak berujung, seperti "Kapan nih nyusul?" atau "Mana nih calonnya, kok gak di ajak?". Biasanya saya akan menghindar, atau malah menjawab asal seperti "Iya nanti. Doakan saja tahun depan. Kalau tidak Sabtu, ya hari Minggu." lalu ngeloyor pergi.

Kadang pertanyaan itu datang bahkan dari orang paling dekat. Contohnya ayah saya. Dia pasti bilang, "Jadi, kapan nih Papa bisa ngundang orang? Dari dulu di undang orang terus, ngundangnya belum. Cepat-cepat lah." Hahahaha.

Tapi selebihnya, datang ke nikahan keluarga itu menyenangkan sekali. Bertemu banyak wajah-wajah familiar. Wajah-wajah penuh bahagia. Jadi nularin aura bahagia juga. Plus sirik, menunggu giliran saya nanti.

Buat saya, keluarga itu penting sekali. Kita boleh berantem dan berbeda pendapat, tapi tetap saja mereka keluarga. Hal paling dekat yang bisa kita sentuh dan rasakan cintanya. Gak usah nyinyir kalo punya anggota keluarga menyebalkan. Because someday, you can actually learned something and laugh about it again with the person you hated the most before. It's part of the family things. We all are different person. Family by blood, family by law. Still family. Cheerish it while you have them.

Untuk Raffi & Anggi, congratulation both of you. Untuk Anggi, welcome to our family.

Auto Post Signature

Auto Post  Signature