Top Social

Berani Uji Adrenalin di 3 Wisata Ekstrem di Yogyakarta ini?

Thursday, September 07, 2017
Ilustrasi climbing: Source pixabay
Bosan dengan destinasi wisata yang menawarkan keindahan alamanya saja? Atau bosan dengan wahana-wahana permainan yang itu-itu saja? Nah, saatnya kamu mencoba destinasi wisata yang menantang adrenalin. Seperti tiga objek wisata di Yogyakarta ini yang pastinya akan memacu adrenalin kamu. Penasaran apa aja? Ini ulasannya untuk kamu :

1. Seberangi Lautan dengan Gondola
Kalau naik kereta gantung Gondola di Taman Mini Indonesia Indah, kamu mungkin sedikit bisa merasa tenang karena menggunakan komputerisasi tingkat tinggi. Namun, jika ingin mencoba wahana yang lebih menantang adrenalin, datanglah ke Pantai Timang Yogyakarta. Hanya dengan berbekal Gondola atau kereta gantung tradisional yang biasanya digunakan nelayan setempat untuk berburu lobster. Kereta gantung atau gondola ditarik menggunakan tali tambang dari bibir pantai Timang ke Pulau Watu Panjang yang berukuran kecil, kira-kira sepanjang 100 meter.

Setibanya di Pulau Watu kamu dapat merasakan hamparan air laut Samudera Hindia. Pihak pengelola tiap harinya selalu mengecek tali yang digunakan. Tali tambang digunakan karena lebih kuat dibandingkan sling yang terbuat dari besi atau baja. Untuk pengamanan, tali yang digunakan sebanyak sembilan tali sedangkan pada awal dibuat pada 1997 hanya tiga tali saja. Penggunaan tali tambang lebih kuat untuk manahan air laut yang korosif.

Untuk mencoba sensasi naik gondola ini kamu harus membayar tarif Rp 150.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan Rp 200.000 untuk turis mancanegara. Sejak 2014, destinasi ini mulai dijadikan destinasi wisata, ada beberapa orang yang mengusulkan untuk mengganti tenaga manusia dengan diesel. Namun usulan ini ditolak untuk mempertahankan keamanan dan bentuk.

Sayangnya, hingga sekarang belum ada asuransi keselamatan maupun penyediaan alat-alat keselamatan lainnya. Sehingga, kesenangan dan risiko naik gondola harus kamu tanggung sendiri ya! Untuk menuju Pantai Timang, kalau kamu berasal dari luar Yogyakarta kamu bisa menggunakan bus, kereta api ataupun pesawat. Sebagai referensi maskapai penerbangan menuju Yogyakarta, kamu bisa mencari tiket Nam Air murah dibandingkan maskapai lainnya. Dari Yogyakarta diarahkan menuju Wonosari melewati Pantai Baron hingga menuju Pantai Siung. Dari Pantai Siung ke Pasar Dakbong, persiapkan diri kamu dengan jalanan yang rusak dan berbatu hingga sampai di Pantai Timang.

2. Panjat Tebing di Tepi Lautan
Pantai Siung memiliki berbagai karang-karang raksasa. Karang-karang raksasa tersebut tersebar di bagian barat dan timur pantai. Salah satu karang yang menjorok ke lautan menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Maka dari itu, pantai ini diberi nama Siung. Batu karang yang berbentuk siung ini masih memancarkan keindahannya, ombak-ombak yang menerpanya sering masuk celah-celah dan mengalir perlahan menjadi pemandangan yang dramatis. Pantai Siung pun mendapat julukan, The Best Rock Climbing Site in Yogyakarta karena memiliki 250 jalur yang bisa kamu pilih sesuai dengan kemampuan mendaki. Jalur pendakian dibagi ke dalam beberapa blok di antaranya: free climbing, artificial dan aid climbing.

Umumnya para pendaki akan menggunakan jalur Kuda Laut yang berhadapan langsung dengan laut lepas. Tinggi-tinggi tebing yang ada di Pantai Siung berkisar 15 meter. Selain panjat tebing, banyak aktivitas seru lainnya yang bisa kamu nikmati di Pantai Siung ini seperti berkemah, mencicipi ikan bakar yang diambil langsung dari laut, hingga bermain voli pantai. Untuk berkemah di Pantai Siung, pihak pengelola sudah menyediakan area dibagian timur pantai. Kamu dapat memasang tenda dan menyalakan api unggun sambil membakar ikan dan menghangatkan badan. Hanya saja, jangan sampai kamu merusak lingkungan sekitar ya!

Masih di kawasan timur pantai, terdapat juga rumah panggung kayu yang dapat memuat 10 sampai 15 orang untuk digunakarn sebagai base camp. Untuk melakukan segala aktivitas dan menikmati keindahan Pantai Siung, kamu cukup membayar Rp 10.000 saja. Dari Yogyakarta hingga ke Pantai Siung yang terletak di Dusun Wates dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi.

3. Bermain Sandboarding
Sudah pernah mencoba bermain skateboard dan meliak-liuk di jalanan atau bermain snowboard di hamparan salju? Jika kamu sudah mencoba dua permainan ketangkasan tersebut, coba jugalah bermain sandboarding di Padang Gurunnya Indonesia, Gumuk Pasir Parangkusumo. Gumuk dalam bahasa Jawa artinya gundukan. Gumur pasir termasuk fenomena alam yang konon hanya ada di Indonesia dan Meksiko yakni berupa gundukan-gundukan pasir seperti benteng padang alam gurun. Untuk menikmati sandboarding ini kamu tak perlu memiliki keahlian khusus. Siapapun bisa menikmatinya.

Untuk harga sewa papan seluncur, kamu hanya perlu membayar Rp 70.000 tanpa batas waktu alias sepuasnya! Selain sandboarding, kamu juga bisa melakukan aktivitas trekking, off road maupun camping. Tertarik untuk menaklukkan pasir-pasir ini? Silakan datang sore hari ke Desa Parangteritis, Kabupaten Bantul, jangan lupa untuk membayar tiket masuk ke Pantai Parangteritis Rp 5.000,-

Setelah memilih wisata ekstrem yang diminati, manjakan diri kamu dengan kuliner khas Yogyakarta yang siap menggoyang lidah, yang biasanya berada di pusat Kota Yogyakarta. Untuk akomodasi atau penginapan, lebih baik cari hotel murah di Jogja Kota dan dapatkan harga terbaik beserta fasilitasnya yang memadai.

Selamat mencoba dan rasakan keseruannya!
Good luck!
  

Auto Post Signature

Auto Post  Signature