Top Social

Aplikasi buat para Jomblo!

Saturday, November 24, 2018
I started lost count, which day is it today? Ah yes, Day 5 nya #BPN30DayChallenge2018 bareng Blogger Perempuan!


Sebenarnya diminta untuk bahas sosial media. Cukup bingung mau nulis apa, karena tema sosial media itu luas banget. Dari mau bahas soal jadi Influencer, terus youtuber sampai ke blogger tetap ngerasa kurang pas untuk tulisan hari ke 5 target #BPN30DayChallenge2018 kali ini. Tapi akhirnya saya nemuin satu yang saya ngerasa cukup kenal baik, karena saya salah satu penggunanya. Aplikasi Dating Online, apalagi kalau bukan Tinder vs OkCupid! 

Dari beberapa tahun lalu, di Indonesia mulai merajalela aplikasi sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Pengguna dan penggunaannya pun mulai beragam. Dari yang berteman, berjualan, memberi info barang dan jasa hingga mencari jodoh. Karena semakin kesini, semakin banyak orang yang menggantungkan nasib asmaranya pada kecanggihan teknologi dan dunia maya. Gak usah jauh-jauh ke nasib perjodohan, percaya atau gak, masih banyak kok dari kita yang bahkan gak punya cukup waktu untuk keluar dan bertemu dengan orang baru. Gak heran kenapa, aplikasi online dating dan pencari teman seperti Tinder dan OKC bisa laku kayak kacang goreng.

Di indonesia, karena pemakaian internet dalam kehidupan sehari-hari dan smartphone, bikin kebiasaan kita untuk berinteraksi sosial makin bergeser dari cara konvensional ke cara baru yang lebih simple. Sesimple cara kita bertemu dengan orang baru. Makin banyak pilihan buat sebagian besar orang-orang yang gak punya waktu buat bertemu orang baru dengan cara bertatap muka. Internet menyajikan segalanya. Salah satunya lewat sosial media.

Seberapa sering kita log in dan sibuk dengan dunia sosial media dalam sehari? Sebut saja, dari kita bangun tidur, saat kita berangkat ke kantor, di sela-sela obrolan makan siang, atau bahkan saat menunggu waktu pulang kantor. Selama ponsel ada di tangan, pasti ada waktu yang kita habiskan untuk buka sosial media.

Ada yang pernah dengar soal cari teman dan pacar dari sosial media? Pasti banyak, pasti juga udah ada yang berhasil kan? sosial media yang satu ini menawarkan 2 pengalaman yang berbeda, tapi boleh juga buat di coba, terutama untuk kalian yang sulit menemukan waktu untuk berkenalan dengan orang baru. Ya kali, masa ketemu dengan orang baru aja bisa se sulit itu sih? Beberapa dari kita mungkin tidak punya banyak teman yang bisa mengenalkan orang baru, jadi 2 aplikasi ini bisa jadi pilihan, selama kita bisa bijak menyikapinya.

Kedua aplikasi ini berbasis di Amerika, online secara mendunia dan punya pengguna yang banyak banget. Menawarkan 2 fungsi yang berbeda walaupun tujuannya sama, membuat keduanya biasa di unduh dan dimainkan bersamaan. Makanya gak heran kalau kita beruntung, bisa menemukan 1 orang yang sama di kedua aplikasi ini.


Apa sih yang bikin beda antara OkCupid dan Tinder? Bukannya keduanya sama aja? 
Based on wikipedia, 2 aplikasi sosial media ini punya perbedaan yang menurut saya cukup signifikan dari hasilnya ya. Tinder lebih ke easy to find from your surrounding, based on your availibility, your location dan penampilan, dengan sistem swipe left and right. Fitur tambahan berupa Tinder gold sebagai fitur premium, agar para member bisa punya benefit melihat siapa saja yang menyukai mereka sementara OKC nawarin hal yang sedikit lebih serius.
OKC adalah aplikasi yang berbasis di amerika, online dating, pertemanan dan social networking website yang punya fitur multiple choices questions untuk memberikan member mereka match.

Saya sendiri pengguna lama kedua aplikasi ini. Setelah pakai sekian tahun, saya bisa ngerasain perbedaan yang ketara dari dari keduanya. Cari pacar baru? Baik OkCupid dan Tinder bisa membentu. Cari teman baru? Saya lebih sarankan OKC karena lebih unggul. Kenapa? Okc punya fitur yang membuat kita bisa mengenal karakter orang-orang yang akan kamu ajak chat, itu benefitnya. Jadi jangan terlalu percaya dengan my summary self  “I am a simple person”, because that doesn’t exist.

Dengan tahu jawaban-jawaban seseorang lewat profilenya, akan lebih mudah untuk kita mencari bahan obrolan, ngerasa lebih secure saat ketemu (walaupun ini gak jaminan sih), dan jujurnya saya sih ngerasa kalo kenalan dengan mereka yang dari OKC, saya bisa punya obrolan yang panjang dan menyenangkan daripada orang-orang yang saya kenal dari Tinder. Rasanya juga di OKC lebih banyak orang-orang yang memang niat kenalan dan mengenal si target lebih jauh, mereka gak segan untuk menjawab pertanyaan dengan lebih detail tentang diri mereka sendiri, dan itu membuat saya enjoy banget ngebacanya. Seolah di kasih contekan secara singkat tentang orang tersebut. Ini nih salah satu nilai plus dari OKC.

Sementara Tinder menawarkan hal yang lebih mudah. Semudah lihat orang sekitar, suka dari penampilan lalu swipe kanan, kalau sama-sama match baru bisa chat. Cocok buat kamu yang gak mau buang-buang waktu dan mencari hanya dari sekitaran kamu saja (kecuali kamu pengguna premium, kamu bisa cari yang lebih jauhan). Menurut saya, Tinder cocok lah buat cari-cari teman di kala bosan, dan buat kamu yang gak terlalu nganggep serius untuk ketemu orang baru.

Saya sempat tanya beberapa teman tentang kedua aplikasi ini. Mereka setuju tentang beberapa hal di atas. Jadi kesimpulan saya, untuk kalian yang mungkin lagi single dan ingin cari pacar jangka pendek kalian bisa cek sekitaran lewat Tinder atau OKC dengan jangkauan lebih jauh. Keduanya sama-sama menyenangkan. Mau cari teman ngobrol baru tapi gak mau ribet, Tinder bisa jadi pilihan. Tapi kalau kamu mengharapkan kualitas pertemanan yang lebih baik dengan obrolan yang lebih lama dan menyenangkan, wajib banget coba lewat OKC. Terbukti, saya ketemu beberapa teman baru dari kedua aplikasi ini, dan kita udah berteman lebih dari 4 tahun! Tergantung pilihan masing-masing ya. Coba pengalaman baru kan gak ada salahnya juga! 

See you on the next post!

Auto Post Signature

Auto Post  Signature